Padang — Warga Surau Gadang dan Kurao Pagang yang berada di Kecamatan Nanggalo mulai ramai-ramai meninggalkan penyedia internet lama dan memilih layanan Kabonet. Perpindahan ini didorong keunggulan...
Padang — Warga Surau Gadang dan Kurao Pagang yang berada di Kecamatan Nanggalo mulai ramai-ramai meninggalkan penyedia internet lama dan memilih layanan Kabonet. Perpindahan ini didorong keunggulan tarif flat Rp180.000 per bulan yang sudah termasuk pajak, jaringan internet yang stabil, serta layanan teknis 24 jam untuk penanganan gangguan. Warga menilai, selama ini banyak penyedia layanan internet yang membebankan biaya tambahan di luar tagihan bulanan dan lambat merespons keluhan.
Kabonet hadir dengan skema biaya transparan dan pasti, tanpa biaya tersembunyi, sehingga memberi rasa aman bagi pelanggan. “Bayar Rp180 ribu sudah bersih, tidak ada tambahan lagi. Kalau jaringan bermasalah, teknisinya cepat datang, bahkan malam hari,” ujar salah seorang warga Kurao Pagang. Kabonet menggunakan jaringan fiber optic yang dinilai lebih handal untuk kebutuhan rumah tangga, sekolah daring, bekerja dari rumah (WFH), hingga usaha kecil dan UMKM.
Stabilitas koneksi menjadi faktor penting, terutama di kawasan padat penduduk seperti Kecamatan Nanggalo yang aktivitas digitalnya terus meningkat. Keunggulan lain yang disorot warga adalah pelayanan pelanggan 24 jam, yang memungkinkan gangguan jaringan ditangani tanpa harus menunggu hari kerja. Hal ini menjadi pembeda utama dibandingkan penyedia lain yang dinilai lamban dan sulit dihubungi saat terjadi gangguan.
Fenomena perpindahan pelanggan di Surau Gadang dan Kurao Pagang ini menunjukkan masyarakat kini semakin selektif memilih layanan internet. Faktor harga jujur, kualitas jaringan, dan pelayanan cepat menjadi penentu utama, bukan sekadar promosi kecepatan tinggi. Dengan tren ini, Kabonet kian menguat sebagai penyedia internet pilihan warga Kecamatan Nanggalo, menawarkan layanan terjangkau, handal, dan bebas dari biaya tambahan yang kerap dikeluhkan pelanggan. (ALMIWANDI)

