Sabtu, 21 Februari 2026 Indonesia
Ikuti Kami:

Mobil Listrik Kuasai, BYD dan Wuling Dominasi Indonesia

Mobil Listrik Kuasai, BYD dan Wuling Dominasi Indonesia
CaranoNews

Padang - Pemandangan mobil listrik di jalan-jalan kota besar Indonesia kini bukan lagi hal langka. Sejak awal 2025, penjualan kendaraan listrik terus meningkat tajam seiring naiknya harga BBM dan...

Padang - Pemandangan mobil listrik di jalan-jalan kota besar Indonesia kini bukan lagi hal langka. Sejak awal 2025, penjualan kendaraan listrik terus meningkat tajam seiring naiknya harga BBM dan membaiknya infrastruktur pengisian daya. Sejumlah merek pun tampil sebagai penguasa baru pasar otomotif nasional.

Data penjualan industri otomotif menunjukkan bahwa merek-merek asal Tiongkok kini mendominasi pasar mobil listrik Indonesia. Di posisi teratas ada BYD (Build Your Dreams) yang berhasil merangsek menjadi pemain utama melalui model seperti BYD Dolphin, Atto 3, Seal, dan M6. Model-model ini diminati karena jarak tempuh panjang, desain modern, serta harga yang lebih terjangkau dibanding mobil listrik Eropa atau Amerika.

Selain BYD, Wuling juga menjadi nama yang paling sering terlihat di jalanan Indonesia. Model seperti Wuling Air EV, Binguo EV, dan Cloud EV sangat populer di kawasan perkotaan karena ukurannya ringkas dan biaya pengisian baterainya sangat murah. Untuk satu kali pengisian penuh, Air EV misalnya hanya membutuhkan biaya sekitar Rp30-40 ribu, dengan jarak tempuh hingga 300 kilometer.

Tak hanya dua merek itu, Chery dan GAC Aion juga mulai menunjukkan taringnya di segmen SUV dan MPV listrik. Kehadiran produk seperti Chery Omoda E5 dan Aion Y Plus membuat konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan mobil listrik berukuran besar dengan fitur premium. Sementara itu, merek global seperti Tesla tetap menjadi simbol mobil listrik kelas atas, meski jumlahnya di Indonesia masih terbatas karena harga yang tinggi.

Namun, popularitas Tesla ikut mendorong kepercayaan masyarakat bahwa kendaraan listrik adalah teknologi masa depan. Pemerintah menargetkan jutaan kendaraan listrik mengaspal di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari strategi menekan impor BBM dan mengurangi emisi karbon. Dengan semakin banyaknya pilihan model dan harga yang kian terjangkau, mobil listrik kini tak lagi menjadi barang mewah, tetapi mulai menjadi kendaraan harian masyarakat.

Di kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya hingga Padang, keberadaan mobil listrik kini semakin mencolok mulai dari taksi online, kendaraan dinas, hingga mobil pribadi. Tren ini menunjukkan bahwa era kendaraan berbahan bakar bensin perlahan mulai digeser oleh kendaraan listrik.