Sabtu, 21 Februari 2026 Indonesia
Ikuti Kami:

Area Pondok Bertransformasi Menjadi Destinasi Wisata Kuliner Kota Padang

Area Pondok Bertransformasi Menjadi Destinasi Wisata Kuliner Kota Padang
CaranoNews

Kawasan Pondok, Kota Padang, kini tidak lagi sekadar jalur lalu lintas atau area persinggahan. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini perlahan bertransformasi menjadi pusat wisata kuliner urban...

Kawasan Pondok, Kota Padang, kini tidak lagi sekadar jalur lalu lintas atau area persinggahan. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini perlahan bertransformasi menjadi pusat wisata kuliner urban yang ramai dikunjungi warga lokal maupun wisatawan.

Saat sore beranjak malam, Area Pondok berubah wajah. Deretan lampu toko menyala, aroma masakan menguar di udara, dan kursi-kursi mulai terisi. Di sinilah denyut baru kota terasa-bukan dari gedung tinggi, tetapi dari piring-piring sederhana yang menyatukan orang.

Ragam Kuliner dalam Satu Kawasan

Kekuatan utama Area Pondok terletak pada keberagaman kuliner. Mulai dari makanan khas Minangkabau, jajanan kaki lima, kuliner kekinian, hingga kedai kopi modern, semuanya hidup berdampingan dalam satu kawasan yang berarti.

Pengunjung bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa perlu kendaraan. Konsep ini menjadikan Pondok ramah untuk pejalan kaki dan cocok sebagai tempat bersantai, nongkrong, hingga diskusi ringan.

Ruang Sosial Baru Anak Kota

Lebih dari sekadar tempat makan, Area Pondok berkembang menjadi ruang sosial terbuka. Anak muda, keluarga, pekerja, hingga wisatawan bertemu dalam suasana yang cair. Tidak ada sekat kelas atau formalitas-yang ada hanya meja, kursi, dan obrolan yang mengalir.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kota tidak selalu membutuhkan ruang besar untuk hidup. Kadang, cukup lorong-lorong yang diberi kesempatan tumbuh.

Wisata kuliner bukan hanya soal rasa, tetapi tentang suasana dan cerita di baliknya.

Dampak Ekonomi Lokal

Perkembangan Area Pondok sebagai destinasi kuliner turut menggerakkan ekonomi warga. UMKM kuliner tumbuh, lapangan kerja tercipta, dan kawasan menjadi lebih hidup hingga malam hari. Aktivitas ekonomi yang sebelumnya tersebar kini terkonsentrasi dan saling menguatkan.

Bagi Kota Padang, ini adalah contoh nyata pengembangan kawasan tanpa harus membangun dari nol.

Tantangan Penataan Kawasan

Meski berkembang pesat, Area Pondok tetap menghadapi tantangan. Persoalan parkir, kebersihan, dan penataan pedagang menjadi pekerjaan rumah bersama. Tanpa pengelolaan yang baik, daya tarik kawasan justru bisa menurun.

Kolaborasi antara pelaku usaha, warga, dan pemerintah kota menjadi kunci agar kawasan ini tumbuh berkelanjutan-bukan sekadar ramai sesaat.(***)