PADANG - Wali Kota Padang Fadly Amran mengajak seluruh warga Kota Padang untuk bersatu menjaga kebersihan lingkungan. Pasalnya, Kota Padang kini hanya tinggal 0,4 poin lagi untuk kembali meraih Piala...
PADANG - Wali Kota Padang Fadly Amran mengajak seluruh warga Kota Padang untuk bersatu menjaga kebersihan lingkungan. Pasalnya, Kota Padang kini hanya tinggal 0,4 poin lagi untuk kembali meraih Piala Adipura, penghargaan tertinggi di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan perkotaan. Hal tersebut disampaikan Fadly Amran saat memberikan sambutan pada kegiatan di Hotel Rangkayo Basa, Minggu (19/1/2026).
Menurut Fadly Amran, berdasarkan hasil penilaian sementara dari pemerintah pusat, Kota Padang saat ini telah berada di angka 74,6 poin, sementara ambang batas untuk meraih Adipura adalah 75 poin. "Posisi kita sekarang 74,6.
Artinya, tinggal 0,4 poin lagi Padang kembali meraih Adipura. Ini sangat dekat, dan ini hanya bisa kita capai jika seluruh masyarakat ikut terlibat menjaga kebersihan kota," ujar Fadly Amran. Ia menegaskan, Pemerintah Kota Padang telah melakukan berbagai pembenahan serius di sektor kebersihan.
Salah satunya dengan memperbanyak tenaga PPPK di Dinas Kebersihan, guna memperkuat armada petugas lapangan di seluruh kecamatan. Selain itu, Pemko Padang juga melakukan pembaruan armada pengangkutan sampah, mengganti kendaraan lama dengan unit yang lebih layak dan modern agar pengangkutan sampah lebih cepat, terjadwal, dan menjangkau seluruh wilayah kota. "Kami tidak hanya meminta masyarakat, pemerintah juga sudah berbenah.
Petugas kebersihan kita tambah, armada sampah kita perbarui. Sekarang tinggal kesadaran bersama, buang sampah pada tempatnya, pilah sampah, dan jaga lingkungan sekitar," tegasnya. Fadly Amran menilai, kegagalan meraih Adipura selama beberapa tahun terakhir bukan karena Padang tidak mampu, tetapi lebih pada lemahnya partisipasi kolektif dalam menjaga kebersihan secara berkelanjutan.
Ia optimistis, dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kota Padang dapat segera mengembalikan prestasi Adipura sebagai simbol kota yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan. "Adipura bukan sekadar piala, tapi cerminan peradaban kota.
Kalau Padang bersih, wisatawan nyaman, investasi datang, dan kualitas hidup masyarakat meningkat," katanya. Ajakan tersebut disambut antusias para undangan yang hadir. Fadly Amran berharap momentum ini menjadi titik balik kebangkitan budaya bersih di Kota Padang, sehingga dalam waktu dekat Padang kembali tercatat sebagai penerima Piala Adipura.

