Padang - Industri pernikahan di Sumatera Barat menunjukkan geliat kuat di awal tahun. Truntum Wedding Expo yang digelar di Hotel Truntum Padang tak hanya dipadati calon pengantin, tetapi juga disebut...
Calon Pengantin Berdatangan, Transasksi Miliaran
Padang - Industri pernikahan di Sumatera Barat menunjukkan geliat kuat di awal tahun. Truntum Wedding Expo yang digelar di Hotel Truntum Padang tak hanya dipadati calon pengantin, tetapi juga disebut berhasil mencatat nilai transaksi hingga miliaran rupiah selama pelaksanaan acara. Pameran pernikahan yang berlangsung pada awal Januari 2026 ini menghadirkan puluhan vendor jasa pernikahan, mulai dari busana pengantin, dekorasi, make up artist (MUA), fotografi dan videografi, wedding organizer, hingga hiburan dan souvenir.
Panitia penyelenggara mengklaim, selama beberapa hari pelaksanaan, nilai transaksi booking dan kesepakatan awal dengan vendor mencapai kisaran Rp3-5 miliar. Angka tersebut berasal dari pemesanan paket pernikahan, uang tanda jadi (DP), serta kontrak jasa untuk agenda pernikahan sepanjang 2026. "Antusiasme pengunjung sangat tinggi. Banyak pasangan langsung melakukan booking di lokasi karena promo yang hanya berlaku selama expo," ujar salah seorang panitia penyelenggara.
Truntum Wedding Expo menjadi magnet bagi pasangan muda karena menawarkan paket pernikahan terintegrasi dengan harga lebih kompetitif dibandingkan pemesanan terpisah. Dalam satu lokasi, calon pengantin bisa langsung membandingkan vendor, berkonsultasi konsep, hingga mengunci tanggal pernikahan. Sejak hari pertama, area expo tampak ramai.
Pengunjung memadati booth dekorasi dan busana pengantin, terutama vendor yang menawarkan konsep adat Minangkabau modern, intimate wedding, serta paket efisien dengan layanan lengkap. "Biasanya kami harus keliling cari vendor satu per satu.
Di sini semua ada, dan banyak diskon," kata Andri, salah satu pengunjung. Bagi pelaku usaha, event ini menjadi momentum penting. Sejumlah vendor mengaku mendapatkan puluhan hingga ratusan prospek klien baru, bahkan ada yang langsung mengamankan jadwal hingga akhir tahun.
Pengamat ekonomi kreatif menilai, tingginya transaksi di Truntum Wedding Expo menunjukkan bahwa sektor industri pernikahan masih sangat kuat, meski kondisi ekonomi nasional sedang menghadapi tekanan. "Pernikahan adalah kebutuhan sosial dan budaya.
Event seperti ini terbukti mampu menggerakkan UMKM dan jasa kreatif," ujarnya. Dengan capaian transaksi dan tingginya minat pengunjung, Truntum Wedding Expo dinilai bukan sekadar pameran, melainkan penggerak ekonomi lokal yang memberi dampak langsung bagi industri pernikahan di Sumatera Barat.

