PADANG - Kabar gembira bagi warga Kota Padang dan wisatawan. Wali Kota Padang Fadly Amran memastikan pada tahun 2026 seluruh trotoar di kawasan Pantai Padang akan dibangun secara menyeluruh tanpa ada...
Fadly Amran: Tak Ada Lagi yang Terputus dari Muara hingga Purus, Kmai Siapkan dana ( Miliar)
PADANG - Kabar gembira bagi warga Kota Padang dan wisatawan. Wali Kota Padang Fadly Amran memastikan pada tahun 2026 seluruh trotoar di kawasan Pantai Padang akan dibangun secara menyeluruh tanpa ada lagi jalur yang terputus, mulai dari kawasan Muara hingga Pantai Purus.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) SPSC ke-25 yang digelar di Hotel Rangkayo Basa, Minggu (19/1/2026). Dalam sambutannya, Fadly Amran menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pesisir menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Padang demi mendukung kenyamanan warga sekaligus memperkuat sektor pariwisata. "Pada tahun 2026, seluruh trotoar di Pantai Padang akan kita sambung total.
Tidak boleh lagi ada trotoar yang terputus-putus. Dari Muara sampai Pantai Purus harus terhubung rapi, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki," tegas Fadly Amran di hadapan para undangan. Selama ini, kawasan Pantai Padang memang menjadi ikon wisata utama Sumatera Barat.
Namun, kondisi trotoar yang terputus di sejumlah titik kerap dikeluhkan masyarakat karena mengganggu kenyamanan pejalan kaki, pesepeda, hingga wisatawan. Dengan proyek penyambungan total trotoar tersebut, Pemerintah Kota Padang menargetkan terciptanya koridor pedestrian pesisir yang tertata, aman, dan estetis. Trotoar akan dilengkapi dengan penerangan, jalur disabilitas, serta penataan ruang publik yang lebih modern.
Kebijakan ini sejalan dengan visi Fadly Amran untuk menjadikan Pantai Padang sebagai waterfront city yang berkelas, tidak hanya indah dipandang, tetapi juga nyaman dinikmati dengan berjalan kaki dari satu titik ke titik lainnya.
Pemerintah Kota Padang berharap, pembangunan trotoar yang terintegrasi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya pelaku UMKM, pedagang kuliner, dan sektor jasa pariwisata. "Pantai Padang harus menjadi ruang publik kebanggaan kita bersama.
Dengan trotoar yang tersambung penuh, masyarakat bisa berolahraga, bersantai, dan menikmati pantai dengan lebih aman dan nyaman," tambah Fadly Amran. Peringatan HUT SPSC ke-25 sendiri berlangsung meriah dengan dihadiri tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta berbagai elemen organisasi. Momentum tersebut dimanfaatkan sebagai ajang penyampaian arah pembangunan Kota Padang ke depan, khususnya penataan kawasan pesisir sebagai wajah utama pariwisata daerah.

