Sabtu, 21 Februari 2026 Indonesia
Ikuti Kami:

Pantai Purus Kembali Sepi Usai Libur Nataru, Pedagang Mulai Tarik Napas Panjang

Pantai Purus Kembali Sepi Usai Libur Nataru, Pedagang Mulai Tarik Napas Panjang
CaranoNews

Padang - Hiruk pikuk wisata Pantai Purus yang sempat memuncak selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kini tinggal kenangan. Memasuki pekan pertama Januari, kawasan wisata andalan Kota Padang itu...

Padang - Hiruk pikuk wisata Pantai Purus yang sempat memuncak selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) kini tinggal kenangan. Memasuki pekan pertama Januari, kawasan wisata andalan Kota Padang itu kembali sepi dari kunjungan wisatawan. Pantauan di lapangan, Selasa (7/1/2026), hanya terlihat segelintir pengunjung yang menikmati suasana pantai.

Kursi-kursi pedagang tampak kosong, sementara sebagian pelaku usaha memilih menutup lapak lebih awal karena minimnya pembeli. "Kalau saat Nataru bisa habis ratusan porsi sehari, sekarang paling puluhan.

Jauh sekali bedanya," ujar Roni (42), pedagang minuman di kawasan Pantai Purus. Menurutnya, lonjakan pengunjung selama libur panjang memang hanya bersifat sementara. Setelah masyarakat kembali bekerja dan anak-anak masuk sekolah, aktivitas wisata langsung turun drastis.

Hal senada disampaikan pedagang kuliner lainnya. Mereka mengaku harus kembali berhemat dan menyesuaikan stok bahan dagangan agar tidak merugi. Sebagian bahkan berharap ada event atau kegiatan dari pemerintah daerah untuk kembali menggairahkan kunjungan wisata. "Kami harap ada acara rutin atau promosi wisata.

Kalau tidak, ya begini terus setelah libur panjang," kata Yuliana, pedagang makanan ringan. Sementara itu, Dinas Pariwisata Kota Padang menyebutkan bahwa fenomena penurunan kunjungan pascalibur Nataru merupakan siklus tahunan. Pemerintah daerah, kata mereka, tengah menyiapkan sejumlah agenda wisata untuk menjaga daya tarik Pantai Purus di luar musim liburan.

Pantai Purus selama ini menjadi salah satu destinasi favorit warga lokal dan wisatawan karena lokasinya yang strategis serta ragam kuliner khas pesisir. Namun, tanpa aktivitas pendukung dan event berkelanjutan, kawasan ini kerap kembali lengang usai momentum libur besar berlalu. (Bud)