PADANG — Pantai Pantai Padang sejatinya memiliki seluruh unsur dasar untuk menjadi destinasi wisata unggulan. Garis pantai panjang, panorama matahari terbenam yang indah, kuliner pesisir yang hidup,...
PADANG — Pantai Pantai Padang sejatinya memiliki seluruh unsur dasar untuk menjadi destinasi wisata unggulan. Garis pantai panjang, panorama matahari terbenam yang indah, kuliner pesisir yang hidup, serta lokasi strategis di pusat Kota Padang. Namun hingga kini, potensi besar itu belum sepenuhnya terkelola menjadi daya tarik wisata yang kuat dan berkelanjutan.
Pantai Padang masih lebih sering menjadi tempat singgah dibanding tujuan utama wisata. Wisatawan datang, menikmati suasana sebentar, lalu pergi tanpa kesan mendalam. Kondisi ini menandakan belum adanya konsep besar yang mampu mengubah potensi alam menjadi pengalaman wisata.
Panorama sunset yang menjadi keunggulan utama Pantai Padang belum dikemas secara maksimal. Minimnya ikon visual, spot foto representatif, serta penataan kawasan yang kurang rapi membuat keindahan alam tersebut tidak memiliki nilai jual yang kuat. Padahal, matahari terbenam di Pantai Padang berpotensi menjadi identitas wisata kota.
Aktivitas kuliner di kawasan pantai memang ramai, terutama pada sore hingga malam hari. Namun lemahnya tata kelola pedagang, standar kebersihan yang belum seragam, serta keluhan soal harga membuat kuliner pantai kerap dipersepsikan negatif oleh sebagian pengunjung. Kondisi ini berisiko menurunkan citra kawasan wisata.
Sebagai ruang publik, Pantai Padang juga dinilai belum ramah keluarga. Fasilitas dasar seperti jalur pedestrian, tempat duduk, toilet umum, dan penerangan masih terbatas dan kurang terawat. Akibatnya, wisatawan tidak terdorong untuk berlama-lama menikmati kawasan pantai.
Minimnya agenda rutin turut membuat kawasan Pantai Padang cepat kehilangan denyut wisata. Tanpa event budaya, hiburan, atau olahraga pantai yang berkelanjutan, kawasan ini hanya ramai pada waktu-waktu tertentu. Padahal, wisata modern menuntut aktivitas dan atraksi yang konsisten.
Persoalan kebersihan dan keamanan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum tuntas. Sampah yang muncul di beberapa titik, pencahayaan malam yang belum optimal, serta pengawasan kawasan yang tidak konsisten membuat rasa aman dan nyaman wisatawan belum sepenuhnya terjamin. Sejumlah pengamat pariwisata menilai persoalan Pantai Padang bukan terletak pada kekurangan potensi, melainkan pada lemahnya visi dan keseriusan pengelolaan.
Tanpa penataan menyeluruh, standar yang jelas, serta konsep branding yang kuat, Pantai Padang akan terus berada pada kondisi stagnan. Pantai Padang membutuhkan langkah berani dan kebijakan tegas agar mampu naik kelas sebagai destinasi wisata. Penataan kawasan, penegakan kebersihan dan keamanan, pengelolaan kuliner yang profesional, serta penyelenggaraan event rutin dinilai menjadi kunci untuk menjadikan Pantai Padang bukan sekadar indah dipandang, tetapi juga layak dijual sebagai ikon wisata Kota Padang. (Almiwandi)

