Sabtu, 21 Februari 2026 Indonesia
Ikuti Kami:

Lama Menjomblo Timbulkan Gangguan Jiwa

Lama Menjomblo Timbulkan Gangguan Jiwa
CaranoNews

PADANG – Fenomena hidup menjomblo dalam waktu yang lama tidak hanya berkaitan dengan persoalan sosial, tetapi juga mulai menjadi perhatian serius dari sisi kesehatan. Sejumlah pakar kesehatan...

PADANG – Fenomena hidup menjomblo dalam waktu yang lama tidak hanya berkaitan dengan persoalan sosial, tetapi juga mulai menjadi perhatian serius dari sisi kesehatan. Sejumlah pakar kesehatan menilai, kesepian yang berkepanjangan dapat memicu gangguan kesehatan fisik maupun mental jika tidak dikelola dengan baik. Psikolog dan praktisi kesehatan mental menyebutkan, individu yang terlalu lama hidup sendiri tanpa ikatan emosional yang sehat berpotensi mengalami stres kronis, gangguan kecemasan, depresi, hingga penurunan imunitas tubuh.

Kondisi tersebut umumnya dipicu oleh minimnya dukungan emosional dan interaksi sosial. “Kesepian yang berlangsung lama dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan. Bukan hanya mental, tetapi juga fisik, seperti gangguan tidur, tekanan darah tinggi, hingga meningkatnya risiko penyakit jantung,” ujar seorang psikolog klinis, Selasa (—/—). Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa individu yang mengalami kesepian kronis cenderung memiliki pola hidup tidak sehat, seperti kurang aktivitas fisik, pola makan tidak teratur, dan kebiasaan begadang.

Kombinasi faktor tersebut dinilai memperbesar risiko berbagai penyakit degeneratif. Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa status menjomblo bukanlah penyebab utama gangguan kesehatan. Yang perlu diwaspadai adalah kondisi kesepian yang tidak diimbangi dengan aktivitas sosial, tujuan hidup yang jelas, serta manajemen kesehatan mental yang baik. “Menjomblo tidak identik dengan tidak bahagia.

Seseorang tetap bisa sehat dan sejahtera selama memiliki hubungan sosial yang positif dengan keluarga, sahabat, maupun komunitas,” tambahnya. Pakar kesehatan menyarankan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tetap menjaga keseimbangan hidup dengan cara aktif bersosialisasi, mengembangkan hobi, menjaga pola hidup sehat, serta tidak menutup diri dari lingkungan sekitar.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa kesehatan merupakan perpaduan antara fisik, mental, dan sosial. Kesadaran akan pentingnya hubungan sosial dinilai menjadi kunci untuk mencegah gangguan kesehatan akibat kesepian yang berkepanjangan.(NIsa)