Sabtu, 21 Februari 2026 Indonesia
Ikuti Kami:

Kabonet: Internet Murah Rp180 Ribu perbulan, Tanpa Tipu-tipu

Kabonet: Internet Murah Rp180 Ribu perbulan, Tanpa Tipu-tipu
CaranoNews

Padang — Penyedia layanan internet lokal Kabonet memastikan bahwa paket internet yang ditawarkan kepada warga Kecamatan Nanggalo memiliki kecepatan 30 Mbps dengan tarif Rp180 ribu per bulan, bersifat...

Padang — Penyedia layanan internet lokal Kabonet memastikan bahwa paket internet yang ditawarkan kepada warga Kecamatan Nanggalo memiliki kecepatan 30 Mbps dengan tarif Rp180 ribu per bulan, bersifat flat, sudah termasuk pajak, dan tanpa biaya tersembunyi.

Penegasan ini disampaikan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan internet terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang masih menekan. Kabonet menyatakan, sejak awal pelanggan sudah mendapatkan informasi yang jelas mengenai tarif dan layanan, sehingga tidak ada tambahan biaya di luar tagihan bulanan. “Tagihan bulanan Rp180 ribu, kecepatan 30 Mbps, sudah termasuk pajak.

Tidak ada biaya tambahan apa pun,” ujar perwakilan Kabonet. Warga menilai skema tarif flat tersebut memberikan kepastian dan rasa aman. Dengan pembayaran tetap setiap bulan, pelanggan tidak dibebani biaya tambahan akibat pemakaian atau perubahan kebijakan sepihak.

Model ini dinilai cocok bagi keluarga, pelajar, pekerja lepas, hingga pelaku UMKM rumahan yang membutuhkan koneksi internet stabil setiap hari. “Bayarnya jelas. Tidak ada istilah tiba-tiba nambah. Ini yang bikin kami nyaman,” kata salah seorang pelanggan di Nanggalo.

Dengan kecepatan 30 Mbps, layanan Kabonet dinilai cukup untuk menunjang berbagai kebutuhan harian, seperti belajar daring, bekerja dari rumah, rapat online, hingga hiburan streaming keluarga. Keunggulan lainnya adalah layanan teknis yang berbasis lokal, sehingga penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat. Kabonet hadir sebagai alternatif ISP lokal berbasis jaringan lingkungan, yang menyasar kawasan permukiman padat.

Kehadiran ISP lokal ini dinilai membantu masyarakat mendapatkan akses internet dengan harga terjangkau sekaligus mendorong persaingan sehat di sektor layanan internet. Pengamat teknologi informasi lokal menilai, transparansi tarif menjadi kunci utama kepercayaan pelanggan. Di tengah banyaknya keluhan soal biaya tambahan dan paket yang tidak jelas, skema tarif flat seperti yang ditawarkan Kabonet dianggap menjawab kebutuhan masyarakat.

Dengan paket 30 Mbps seharga Rp180 ribu per bulan, sudah termasuk pajak dan tanpa biaya tersembunyi, Kabonet kini menjadi salah satu layanan internet murah yang diminati warga Nanggalo, sekaligus menunjukkan bahwa akses internet yang jujur dan terjangkau masih dapat diwujudkan di tingkat lingkungan.(Rajo)