Sabtu, 21 Februari 2026 Indonesia
Ikuti Kami:

JALUR PADANG-BUKITTINGGI MASIH BUKA TUTUP, WAKTU TEMPUH 5 JAM

JALUR PADANG-BUKITTINGGI MASIH BUKA TUTUP, WAKTU TEMPUH 5 JAM
CaranoNews

Padang — Arus lalu lintas dari Kota Padang menuju Bukittinggi mengalami kemacetan parah pada Sabtu ini.  Kepadatan kendaraan terpantau di sejumlah titik krusial, mulai dari kawasan Lembah Anai,...

Padang — Arus lalu lintas dari Kota Padang menuju Bukittinggi mengalami kemacetan parah pada Sabtu ini. Kepadatan kendaraan terpantau di sejumlah titik krusial, mulai dari kawasan Lembah Anai, Padang Luar, hingga jalur utama memasuki Kota Bukittinggi. Antrean kendaraan mengular panjang dan membuat arus nyaris lumpuh.

Lonjakan volume kendaraan, terutama mobil pribadi dan pariwisata, menjadi pemicu utama kemacetan. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan kapasitas jalan dan tingginya mobilitas masyarakat pada jam-jam tertentu. Untuk mencegah kemacetan total, Polres bersama Dinas Perhubungan menerapkan sistem buka–tutup jalan secara ketat sesuai jadwal resmi yang telah diumumkan kepada masyarakat.

Berdasarkan pengaturan tersebut, arus Padang–Bukittinggi dibuka pada pukul 17.00 WIB hingga 08.00 WIB, demikian pula sebaliknya. Sementara itu, kendaraan berat truk roda enam ke atas dilarang melintas guna mengurangi kepadatan dan mencegah perlambatan arus lalu lintas. Petugas di lapangan melakukan pengaturan secara situasional apabila terjadi lonjakan kendaraan mendadak atau kondisi darurat.

Pengendara diminta mematuhi arahan petugas dan tidak memaksakan diri melintas di luar jadwal, karena tindakan tersebut dinilai justru memperparah kemacetan. Akibat kondisi ini, waktu tempuh Padang–Bukittinggi yang normalnya sekitar 2,5 hingga 3 jam meningkat drastis menjadi 4 hingga 6 jam. Sejumlah pengendara mengeluhkan kelelahan dan keterlambatan aktivitas akibat terjebak antrean panjang.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari Polres dan Dinas Perhubungan, mengatur waktu keberangkatan, serta menghindari jam-jam padat. Hingga berita ini diturunkan, arus kendaraan masih padat namun berangsur terkendali dengan pengawalan petugas di lapangan. (Rajo)