Sabtu, 21 Februari 2026 Indonesia
Ikuti Kami:

Gempa 3,2 SR Terjadi Akibat Pergerakan Sesar Talamau

Gempa 3,2 SR Terjadi Akibat Pergerakan Sesar Talamau
CaranoNews

Pasaman Barat, Sumatera Barat — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 3,2 Skala Richter (SR) di wilayah Pasaman Barat, Sumatera...

Pasaman Barat, Sumatera Barat — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan 3,2 Skala Richter (SR) di wilayah Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Gempa ini dipicu oleh aktivitas pergerakan Sesar Talamau, salah satu segmen patahan aktif di kawasan Sumatera yang menjadi bagian dari sistem patahan besar di Pulau Sumatera. � Databoks Menurut rilis resmi BMKG, gempa terjadi pada 11 Oktober 2025 pukul 22:57:08 WIB.

Titik episenter terletak pada koordinat 0,13° Lintang Utara dan 100,04° Bujur Timur, dengan kedalaman sangat dangkal sekitar 4 km di bawah permukaan tanah. Karena kedalaman yang dangkal, meskipun magnitudonya tergolong kecil, gempa ini tetap terekam kuat oleh alat seismik. � Databoks BMKG juga menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, karena mekanisme sumbernya berasal dari aktivitas sesar dangkal di darat, bukan dari zona subduksi lepas pantai.

Masyarakat di sekitar lokasi hanya merasakan getaran ringan yang terekam pada skala intensitas II MMI, yakni dirasakan oleh beberapa orang namun tidak menimbulkan kerusakan. � Databoks Kepala BMKG menyatakan, pergerakan Sesar Talamau adalah bagian dari dinamika tektonik di Sumatera Barat yang terus dipantau secara berkala.

Sesar Talamau sebelumnya juga terdeteksi aktif dalam gempa-gempa signifikan, termasuk gempa besar pada 25 Februari 2022 yang berkekuatan lebih dari 6 SR dan menjadi dasar identifikasi segmen sesar tersebut oleh BMKG. � Ramadhan Antaranews + 1 Meskipun gempa 3,2 SR ini relatif kecil, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan selalu mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG.

Warga di wilayah rawan gempa di Sumatera Barat diharapkan memiliki kesiapsiagaan serta memahami langkah-langkah keselamatan saat terjadi guncangan bumi. (Bud)