Sabtu, 21 Februari 2026 Indonesia
Ikuti Kami:

Dua Rumah Terbakar di Jati 9 Warga Mengungsi

Dua Rumah Terbakar di Jati 9 Warga Mengungsi
CaranoNews

Padang - Kebakaran yang melalap dua unit rumah di kawasan padat penduduk Jalan Pulai, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur pada Senin malam, 12 Januari 2026, kembali membuka persoalan klasik...

Padang - Kebakaran yang melalap dua unit rumah di kawasan padat penduduk Jalan Pulai, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur pada Senin malam, 12 Januari 2026, kembali membuka persoalan klasik keselamatan permukiman kota: rapatnya bangunan, akses sempit, dan minimnya sistem pencegahan.

Api dilaporkan membesar sekitar pukul 19.49 WIB dan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya sebelum petugas tiba . Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan sedikitnya tiga armada dengan puluhan personel untuk memadamkan kobaran api dan melakukan pendinginan. Meski berhasil dilokalisir, dua bangunan-rumah hunian dan kontrakan-hangus, memaksa sembilan warga kehilangan tempat tinggal sementara dan harus mengungsi .

Sejumlah saksi menyebut api muncul tiba-tiba dari salah satu rumah dan membesar dalam hitungan menit, dipicu material bangunan yang mudah terbakar serta jarak antarrumah yang nyaris berhimpitan. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat terkait . Kerugian materiil diperkirakan puluhan hingga ratusan juta rupiah, namun yang lebih mengkhawatirkan adalah tingginya risiko berulang di kawasan yang sama.

Jati Padang Timur merupakan wilayah permukiman lama dengan akses gang sempit, membuat manuver mobil pemadam dan evakuasi warga tidak selalu optimal-sebuah masalah yang kerap muncul setiap kali kebakaran terjadi di pusat kota .

Pengamat kebencanaan menilai, insiden ini seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah kota untuk mempercepat audit keselamatan lingkungan: mulai dari penataan ulang jalur akses darurat, penyediaan hidran dan alat pemadam ringan di tingkat RT/RW, hingga edukasi instalasi listrik aman di kawasan padat.

Tanpa langkah struktural, kebakaran akan terus menjadi "bencana yang berulang", bukan sekadar musibah insidental. Sementara itu, warga terdampak berharap bantuan cepat untuk kebutuhan darurat dan perbaikan hunian. "Kami butuh tempat sementara dan dukungan untuk bangkit," ujar salah satu korban di lokasi. Pemerintah kota dan pihak terkait diharapkan segera menyalurkan bantuan serta memperjelas timeline penanganan pascakebakaran.

Kebakaran di Jati Padang Timur bukan sekadar cerita dua rumah yang habis terbakar. Peristiwa ini cermin rapuhnya perlindungan kota di jantung permukiman padat. Hal ini adalah sebuah persoalan yang menuntut kebijakan nyata, bukan sekadar respons darurat dari Dinas Pemadam Kebakaran semata..